how to end…
dear my lovely buddy..
u there.. bulan depan bs jd setaunnya kita kenal deket. tapi sejak februari kita udahan, emang masi bole diitung setaun? hehehhe.. qtau mgk susah untuk ngelepasin diri kita satu sama lain. hmm, bisakah ini sampe nanti? selama ini memang kita masih menutup mata. masih menghabiskan waktu berdua. dengan intensitas yang sama seperti kita masi belom putus. tapi dengan ketegangan yang semakin meningkat.
aku tau kamu ya kamu. aku menghargai pendapat dan pikiranmu. yaah, yang selalu saja hanya mengutamakan kepentinganmu. kadang ada rasa tidak menghargai dari ucapanmu tentangku, perbuatanmu terhadapku, rasa tidak melindungimu saat bersamaku….
betapa tersiksanya aku untuk berada bersamamu, saat km seenaknya naek motor… traumatisku 2tahun yang lalu belum hilang, mgk tidak akan hilang. terkadang ingin rasanya untuk teriak dan menangis saat itu juga… but how childish i am if i do that.
terkadang ingin hilang lenyap dari muka bumi ini saat q lakukan kesalahan yang sama, di mana hal itu ngga berlaku untukmu. semua harus sempurna. semua harus pada tempatnya. rasa takutku untuk melakukan kesalahan membuatq merasa lebih baik diam dan apatis. menarik diri dari permukaan. hilang. lenyap.
sweetheart.. my bunny bunch of love.. banyak yang telah kita lalui.. banyak yang telah kita bagi. dan jalan di depan kita masi buram. walo kita uda menorehkan banyak tulisan di kehidupan kita. apalah artinya kalo kita masi saling merobek bagian-bagian yang tidak kita inginkan. tiang kehidupan kita ga akan bisa kita dirikan kalo kita ga dapet dukungan bata dari kehidupanmu.
haruskah aku bertahan..
atau haruskah aku akhiri..
Filed under: social life and
Leave a Reply